TUMBUHAN TEGAKAN

Beringin
(Ficus benjamina L.)
(Ficus benjamina L.)
Klasifikasi
Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan
berbunga)
Kelas :
Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Ordo :
Urticales
Famili : Moraceae
(suku nangka-nangkaan)
Genus : Ficus
Spesies : Ficus
benjamina L.
Beringin banyak
ditemukan di tepi jalan, pinggiran kota atau tumbuh di tepi jurang. Habitus berbentuk Pohon, tinggi 20 – 25 m. Batang
tanaman tegak, bulat, percabangan simpodial, permukaan kasar, pada batang
tumbuh akar gantung, coklat kehitaman.
Batang
Pohon besar,
tinggi 20 - 25 m, berakar tunggang. Batang tegak, bulat, permukaan kasar,
cokelat kehitaman, percabangan simpodial, pada batang keluar akar gantung (akar
udara).
Daun
Daun dari tumbuhan beringin ini
yaitu tunggal, bersilang berhadapan, tepi rata, ujung pertulangan, menyirip,
hijau, bertangkai
pendek, letak bersilang berhadapan, bentuknya lonjong, tepi rata, ujung
runcing, pangkal turnpul, panjang 3 - 6 cm, lebar 2 - 4 cm, pertulangan
menyirip, hijau.
Bunga, buah dan biji
Bunga tunggal,
keluar dari ketiak daun, kelopak bentuk corong, mahkota bulat, halus, kuning
kehijauan. Buah buni, bulat, panjang 0,5 - 1 cm, masih muda hijau, setelah tua
merah. Buah buni, bulat, panjang0,5-1cm,
masih muda hijau, setelah tua merah . biji : bulat, keras, putih.
Akar
Akar dari tumbuhan beringin ini
yaitu akar tunggang berwarna coklat.
Pemanfaatan
Pohon beringin ini biasanya oleh masyarakat di pergunakan sebagai tanaman
peneduh di pinggir jalan dan juga sebagai penyerap karbon dioksida untuk
menetralisir polusi udara.
Pada daun ficus benjamina berkhasiat sebagai obat sakit sawanan pada anak.
Untuk obat sawanan dipakai ±100gram daun ficus benjamina., dicuci
dan direbus dengan 5liter air selama 25 menit. Air rebusan setelah agak dingin
digunakan untuk memandikan anak yang sedang sakit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar