TUGAS
TAKSONOMI
TUMBUHAN TINGGI
Kacang adas (Foeniculum vulgare Mill.)
Dosen
pembimbing:
Sulisetjono,
M.pd
Ainun
Nikmatillah, M. Si
Disusun
oleh :
Acmad
Shonhaji
(10620043)
JURUSAN BIOLOGI
FAKULTAS SAINS DAN TEKHNOLOGI
UNIVERSITAS
ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
2012
Kacang Adas (Foeniculum vulgare)
Surat Al-
Baqarah Ayat: 61
Artinya:
dan (ingatlah), ketika kamu berkata: "Hai Musa, Kami
tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. sebab itu mohonkanlah
untuk Kami kepada Tuhanmu, agar Dia mengeluarkan bagi Kami dari apa yang
ditumbuhkan bumi, Yaitu sayur-mayurnya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang
adasnya, dan bawang merahnya". Musa
berkata: "Maukah kamu mengambil yang rendah sebagai pengganti yang lebih
baik ? Pergilah kamu ke suatu kota, pasti kamu memperoleh apa yang kamu
minta". lalu ditimpahkanlah kepada mereka nista dan kehinaan, serta mereka
mendapat kemurkaan dari Allah. hal itu (terjadi) karena mereka selalu mengingkari
ayat-ayat Allah dan membunuh Para Nabi yang memang tidak dibenarkan. demikian
itu (terjadi) karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas.(Al-Baqarah
ayat: 2).
‘ADAS (kacang adas)
Kata ‘adas
(عَدَس) merupakan kata benda. Bentuk
satuannya adalah ‘adasah (عَدَسَØ©). ‘Adas (عَدَس) adalah nama tumbuh-tumbuhan sejenis kapas, ditanam dari
bijinya yang dapat juga dimakan. Dalam istilah Indonesia disebut juga “kacang adas”.
Kacang adas berasal dari Asia, sekarang sudah dapat tumbuh di berbagai wilayah
di dunia. Muhammad Farid Wajdi di dalam “Da’irah al-Ma‘arif al-Qarn
al-‘Isyrin“ menyebutkan bahwa ‘adas (kacang adas) itu tergolong
sayur-mayur yang banyak tumbuh di tanah Arab (Timur Tengah). Para petani
menganggap ‘adas sebagai salah satu menu makanan mereka yang utama.
Kacang adas banyak ditanam di daerah pedalaman yang banyak air dan sedikit
sekali ditanam di daerah pantai. Penyiraman tanaman ini dilakukan dengan sistem
irigasi. Biasanya kacang adas ditanam bersamaan waktunya dengan gandum.
Di dalam
al-Qur’an, kata ‘adas (عَدَس) hanya disebut satu kali, yakni di dalam Surat al-Baqarah
(2): 61, yang berbentuk kata benda tunggal. Disebutnya kata ‘adas berkaitan dengan kerewelan
umat Nabi Musa (Bani Israil) yang mengadakan eksodus besar-besaran menyeberangi
Laut Merah. Dalam perjalanan menuju Tanah Harapan, tanah Kan‘an (Palestina), di
tengah gurun dalam kondisi sulit mereka meminta hal-hal yang susah didapat.
Mereka menginginkan makanan dan kebutuhan sehari-hari lainnya, seperti yang
telah mereka dapatkan di tanah Mesir dahulu. Di dalam surat tersebut
digambarkan bahwa mereka tidak tahan lagi bersama Nabi Musa, karena hanya punya
satu macam makanan saja. Oleh karena itu, mereka mendesak Nabi Musa agar
memohon kepada Tuhan supaya mereka memperoleh apa-apa yang tumbuh di bumi,
yakni sayur-mayur, ketimun, bawang putih, kacang adas, dan bawang merah.
Secara
kontekstual Ayat 61 dari S. al-Baqarah (2) ini berbicara mengenai peringatan
terhadap orang Yahudi di Madinah atas nikmat-nikmat Allah yang telah
dikaruniakan kepada nenek moyang mereka, Bani Israil, terutama pengikut Nabi
Musa, dan mengingatkan kembali akan watak buruk mereka agar jangan ditiru atau
diulang lagi. (Ahmad Asymuni).
Klasifikasi:
Kingdom: Plantae
Divisio:
Magnoliophyta
Classis:
Magnoliopsida
Ordo: Apiales
Familia:
Apiaceae
Genus:
Foeniculum
Species:
F. vulgare
Nama spesies: Foeniculum vulgare Mill.
Nama lokal: Adas, Ada landi (jawa), Hades (sunda), Jintan
manis (Malaysia).
Deskripsi
Tanaman :Perdu,
tahunan, tingi ± 2 m.
Batang :Berlubang,
beruas, beralur, percabangan monopodial, hijau keputih-putihan.
Daun :Majemuk,
menyiripganda, benluk jarum, ujung dan
pangkal runcing, tepi rata. panjang 30-50 cm, lebar 15-25 cm,
panjang pelepah 5-7 cm, hijau muda,
htjau.
Letak daun :berseling, majemuk menyirip ganda
dua
Bunga :Majemuk,
bentuk payung, lumbuh di ujung balang, kelopak bentuk tabung, hijau, daun mahkota lima,
kuning.
Batang :Bentuk
lonjong, beralur, panjang 6-10 m, lebar 3-4 mm, masih muda hijau setelah tua hijau keabuabuan.
Akar
:Tunggang, putih.
Anatomi: Foeniculum
vulgare
Makroskopik, kremokarp berbentuk memanjang, ujung pipih, gundul,
stilopodium pendek bercabang dua, buah yang utuh umumnya bertangkai,warna
coklat kehijauan atau coklat kekuningan hingga coklat,panjang sampai 10
mm,lebat sampai 4mm. Merikarp mempunyai 5 rusuk primer,
menonjol, warna kekuningan, prmukaan bidang lekat merikarp tidak beralur.
Perikarp pada irisan melintang
tampak 2 saluran tampak 2 saluran minyak pada bidang lekat merikarp dan 4
saluran minyak pada lekukan yang terdapat diantara rusuk primer,pada tiap rusuk
terdapat satu berkas pembuluh. Embrio kecil, terletak pada ujung atas
endosperm. Endosperm berisi banyak minyak.
Makroskopik. Epikarp terdiri dari
1 lapis sel tetrahedral atau polyhedral, kutikula tidak bergaris, stomata
bertipe anomositik(Ranucunlaceae). Mesokarp umumnya parenkimatik, di
mesokarp daerah rusuk terdapat berkas pembuluh fibrovasal dengan serabut
sklerenkim bernoktah sempit dan berlignin. Di sekitar berkas pembuluh terdapat
parenkim berwarna kecoklatan dengan diding sel berpenebalan jala dan berlignin.
Saluran minyak atau vitae dengan
satu lapis epithelium berwarna coklat endocarp terdiri dari 1 lapis sel
pipih. Pada penampanag tagensial tampak sebagai sel-sel berbentuk tersusun
dalma kelompok-kelompok sel yang berlawana arah.
Kulit terdiri dari ilapis sel
terentang tagensial. Endosperm terdiri dari sel-sel parenkim bentuk polyhedral,
dinding tebal tidak berlignin , berisi minyak lemak dan butir-butir aleueron
yang berisi hablur kalsium oksalat berbentuk roset.
Serbuk: warna coklat kekuningan.
Fragmen pengenal adalah jaringa endosperm berdinding tebal, berisi minyak lemak
dan butir-butir aleuron yang berisi hablur kalsium oksalat berbentuk roset
kecil; saluran minyak berwarna kuninga atau kecoklatan parenkim berpenebalan
jala berwarna kecoklatan, serabut bernoktah sempit; endocarp dengan kelompok
sel-sel berbentuj hamper tetrahedral tersusun berlainan arah. Tidak terdapat
rambut atau pati.
Menurut Maryam Moradov, ahli gizi mengatakan, kacang adas kaya dengan
potasium dan magnesium yang bermanfaat bagi penderita tekanan darah tinggi dan
dapat membuka pembuluh darah. Kacang adas juga kaya dengan asid folik. Sekalipun asid folik sensitif dengan panas, namun terkait
kacang adas yang telah dimasak masih ditemukan kadar zatini.
Selain itu, kacang adas juga kaya
akan vitamin B6, asid folik dan zat besi yang bermanfaat bagi penderita kurang
darah. Sementara kandungan mangan dan Zn kacang adas bermanfaat bagi
pertumbuhan anak-anak," tambahnya. Ahli gizi Maryam Moradov juga menyebut
kacang adas memiliki zat anti oksidan bernama Selenium yang mampu menangkal
radikal bebas yang membahayakan badan. Kekuarangan Selenium dapat melemahkan
kekebalan tubuh.
Kegunaan:
Buah
bermanfaat untuk mengatasi
-
Sakit perut, perut kembung
-
Sakit kuning (jaundice),kurang nafsu
makan
-
Susah tdur (imsonia)
-
Pembekakan saluran
sperma(epididimis)
-
Buah pulir turun (orchidoptosis)
-
Putih telur dalm kencing
(proteinuria)
-
Haid: nyeri haid, haid tidak teratur
-
Air susu ibu (ASI) sedikit
Referensi:
http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?id=106
http://commons.wikimedia.org/wiki/Special:Search?search=foeniculum+fulgare& go=Go
http://commons.wikimedia.org/wiki/Special:Search?search=foeniculum+fulgare& go=Go
Tidak ada komentar:
Posting Komentar