Minggu, 01 Juli 2012


TUGAS

TUMBUHAN TEGAKAN
 alun-alun kota malang (taman kota)
 Alamat: Jl. Jend Basuki Rachmad


Oleh:
Achmad shonhaji
(10620043)






JURUSAN BIOLOGI
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM
MALANG
2012



Cemara Norfolk
(Araucaria heteropylla (Salisb.) Franco.)

Klasifikasi
 Kingdom : plantae
            Divisi : Spermatophyta
Kelas : Coniferae
Ordo : Araucariales
Famili : Araucariaceae
Genus : Araucaria
Spesies : Araucaria heteropylla (Salisb.)Franco.
Nama daerah : Cemara Norfolk (Indonesia)
Suku cemara-cemaraan atau Casuarinaceae meliputi sekitar 70 jenis tetumbuhan. Sebagian besar suku ini terdapat di Belahan Bumi Selatan, terutama di wilayah tropis Dunia Lama, termasuk Indo-Malaysia, Australia, dan Kepulauan Pasifik. Tumbuhan ini dapat hidup dengan baik bila ditempatkan di tempat yang terbuka dan kena sinar matahari langsung terutama daerah dataran rendah.
Batang
Cemara Norfolk termasuk jenis tanaman pohon besar, ketinggiannya dapat mencapai 60 meter. Batang tanaman kasar, mencapai ketinggian 5 m lebih dengan cabang-cabang melintang atau tumbuh horizontal mengelilingi pohon.  Setiap tahun tanaman ini pertumbuhannya bertambah 7,5 – 15 cm. 
Ranting dan daun
Pada tanaman yang muda, susunan cabang-cabang dan ranting-rantingnya teratur rapi. Cabang-cabang dan ranting-ranting menyerupai daun, berbentuk seperti jarum-jarum yang tumpul dengan panjang 1 – 1,5 cm. Pohon tanaman ini membentuk mahkota berbentuk pyramidal.  Daunnya selalu hijau dan tidak pernah gugur (evergreen).
Bunga dan buah
Bunganya memiliki benang sari banyak. Buahnya berbentuk runjung, buah yang sudah besar dapat berdiameter 10-13 cm (Suryowinoto, 1997). Pepohonan ini bukan termasuk Gymnospermae, sehingga mempunyai bunga, baik jantan maupun betina. Bunga betinanya nampak seperti berkas rambut, kecil dan kemerah-merahan.
Perbanyakan tanaman
Perbanyakan tanaman yang biasa dilakukan ialah dengan cara pencangkokan batangnya. Batang yang dicangkok harus dipilih yang tidak terlalu muda atau terlalu muda. Beberapa lama setelah dilakukan pencangkokan biasanya di sekitar bekas sayatan akan keluar akar-akarnya. Bila jumlah akar-akar cangkokan ini sudah cukup banyak dan diperkirakan sudah dapat hidup untuk ditanam, bibit cangkokan ini sudah dapat dipotong dan ditanam di tempat yang telah disiapkan untuk penanaman (Suryowinoto, 1997).

Pemeliharaan/perawatan tanaman
Cemara Norfolk dapat hidup dengan baik di tempat-tempat yang terbuka dan kena sinar matahari secara langsung terutama di daerah-daerah dataran rendah. Perawatan tanaman juga tidak terlalu sulit. Untuk mendapatkan tanaman yang tumbuh baik dan sehat, media tanam atau lahan yang akan ditanami harus subur, gembur dan drainase diatur dengan baik. Pada permulaan tumbuhnya, penyiraman dan pemupukan perlu dilakukan secara teratur sesuai dengan kondisi dan kebutuhan dari tanaman tersebut (Suryowinoto, 1997).
Pemanfaatan
Jenis-jenis tanaman Araucaria termasuk spesies Araucaria heterophylla merupakan tanaman yang sering dipergunakan untuk keperluan tanaman hias. Jenis-jenis tanaman Araucaria juga menghasilkan resin (Tjitrosoepomo, 2002).
Tanaman yang menghasilkan resin dapat dipergunakan untuk keperluhan bahan-bahan kosmetika. Kayu-kayu tua dapat dimanfaatkan sebagai kayu bakar, tetapi jenis ini sangat cepat terbakar sehingga bara api akan menjadi lebih cepat habis.

Sumber:
Suryowinoto, S. M., 1997. Flora Eksotika, Tanaman Peneduh. Kanisius : Yogyakarta.

Sabtu, 30 Juni 2012


TUMBUHAN TEGAKAN
 
Beringin
(Ficus benjamina L.)


Klasifikasi
 Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
            Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Ordo : Urticales
Famili : Moraceae (suku nangka-nangkaan)
Genus : Ficus
Spesies : Ficus benjamina L.
Beringin banyak ditemukan di tepi jalan, pinggiran kota atau tumbuh di tepi jurang. Habitus berbentuk Pohon, tinggi 20 – 25 m. Batang tanaman tegak, bulat, percabangan simpodial, permukaan kasar, pada batang tumbuh akar gantung, coklat kehitaman.
Batang
Pohon besar, tinggi 20 - 25 m, berakar tunggang. Batang tegak, bulat, permukaan kasar, cokelat kehitaman, percabangan simpodial, pada batang keluar akar gantung (akar udara).
Daun
Daun dari tumbuhan beringin ini yaitu tunggal, bersilang berhadapan, tepi rata, ujung pertulangan, menyirip, hijau, bertangkai pendek, letak bersilang berhadapan, bentuknya lonjong, tepi rata, ujung runcing, pangkal turnpul, panjang 3 - 6 cm, lebar 2 - 4 cm, pertulangan menyirip, hijau.
Bunga, buah dan biji
Bunga tunggal, keluar dari ketiak daun, kelopak bentuk corong, mahkota bulat, halus, kuning kehijauan. Buah buni, bulat, panjang 0,5 - 1 cm, masih muda hijau, setelah tua merah. Buah buni, bulat, panjang0,5-1cm, masih muda hijau, setelah tua merah . biji : bulat, keras, putih. 
Akar
Akar dari tumbuhan beringin ini yaitu akar tunggang berwarna coklat.
Pemanfaatan
Pohon beringin ini biasanya oleh masyarakat di pergunakan sebagai tanaman peneduh di pinggir jalan dan juga sebagai penyerap karbon dioksida untuk menetralisir polusi udara.
Pada daun ficus benjamina berkhasiat sebagai obat sakit sawanan pada anak. Untuk  obat sawanan dipakai ±100gram daun ficus benjamina., dicuci dan direbus dengan 5liter air selama 25 menit. Air rebusan setelah agak dingin digunakan untuk memandikan anak yang  sedang sakit.








.:: Selamat datang di blog Indahnya Islam ::.